Kalam Hikmah

Kamis, 22 September 2011

Resensi ESQ (Ari Ginanjar)


Gambaran Umum Buku :
     “Dan juga dalam dirimu ,apakah tiada kamu memperhatikan (Q.s.51 Dzariyat  ayat 21)”.Sebuah gambaran yang nyata bahwa selama ini banyak berkembang dalam masyarakat kita sebuah pandangan “STEREOTIP”, dikotomisasi antara dunia dan akhirat.Dikotomisasi antara unsur-unsur kebendaan dengan unsur-unsur Agama,antara unsur kasat mata dan unsur tidak kasat mata.Materialisme versus orientasi nilai-nilai ilahiyah semata.Mereka yang memilih keberhasilan dialam “Vertikal”cenderung berpikir bahwa kesuksesan Dunia justru adalah suatu yang bisa “DINISBIKAN”atau suatu yang bisa demikian mudahnya “DIMARGINALKAN” .Hasilnya ,mereka unggul dalam kekhusyu’an Dzikir dan Kekhidmatan dalam berkontemplasi . Namun menjadi kalah dalam percaturan ekonomi , ilmu pengetahuan , sosial , politik dan perdagangan dialam “Horizontal”.Begitupun sebaliknya yang berpijak hanya pada alam kebendaan,kekuatan berpikirnya tak pernah diimbangi oleh kekuatan Dzikir.Realitas kebendaan yang masih membelenggu hati ,tidak memudahkan baginya untuk berpijak pada alam fitrahnya (Zero mind)
       Oleh sebab itu dalam buku ini dijelaskan secara gamblang Tentang “Keseimbangan P/PC”-definisi dasar dari efektifitas ,dan hubungan kausalitas antara Upaya dan Hasil . Meminjam dari istilah Goleman ,Tentang keunggulan EQ dalam mencapai prestasi ,Sehingga banyak orang-orang hasil “PENGGODOKAN”pemikiran dan teori barat tersebut menjadi terkenal dan mencapai kesuksesan diatas rata-rata . 
        Sepintas lalu, kita akan dibuat takjub tentang sebuah keunggulan kekuatan IQ dan EQ manusia .Kita terhenyak oleh kecerdasan emosi yang ternyata bisa demikian jauh mendahului sang kecerdasan otak (IQ)dalam berkompetisi.Namun ,ketakjuban itu tak terlalu lama.Kemudian kita akan kembali tersentak oleh hasil akhir dari teori EQ dan IQ.
       Setelah memcoba menengok para pengikut teori EQ ,kita mencoba                    “ Berjingkat-jingkat ”memasuki ruang para aliran Vertikal secara terpisah (SQ).Mencoba membuat sebuah “Penilaian atas fakta”yg merujuk pada realitas eksternal,dan karakteristik para pendukung kecerdasan spiritual itu (gnostik).Dimana tujuan mereka (goal)nya bersifat abadi,jangka panjang dan mutlak.Hal ini dimanifestasikan dalam dimensi pencapaian tujuan yang “MENYATU”dalam batin setiap penganutnya (SQ).     
        Di era modern yang Industrialistik-kapitalistik seperti saat ini ,banyak atau bahkan sebagian besar manusia tidak dapat menyeimbangkan antara IQ,EQ dan SQ. antara pencapaian kehidupan dunia dan target akhiratnya.oleh sebab itulah ,maka Ary Ginanjar Agustian mencoba untuk menjawab dan membahas secara mendalam suatu konsep baru tentang bagaimana membangun sebuah kecerdasan emosi dan spiritual (ESQ) secara seimbang.

 Kelebihan Buku :
         Pada dasarnya buku ESQ ini secara keseluruhan amat baik (tidak bercela)mulai dari cover buku yg bergambar benda langit yang berkilau dari keseluruhan sampul yang berwarna biru senja membuat setiap mata yang memandangnya akan berdecak kagum seraya berpikir betapa besarnya Allah sang maha pencipta .        
        ESQ ini adalah suatu pendekatan yang orisinil dari tangan dingin seorang Ary Ginanjar Agustian ,sebuah pemikiran dan langkah yang berdasarkan Rukun iman dan Rukun islam yang ditujukan untuk para pelaku bisnis dan para professional. .Dengan teknik penggabungan yang apik antara rasionalitas duniawi dan spirit ketuhanan,buku ini  mampu membangun mutu insani yang berkualitas,juga menyelesaikan konflik “SPLIT PERSONALITY “ (kondisi dimana tidak terjadi integritas antara otak dan hati).
         Tidak berlabihan jika banyak ilmuan ,sejarawan,politikus ,negarawan ,seniman ,dan sebagainya mengangkat topi terhadap penciptaan buku ini .Bagaimana tidak ,buku pintar ini amat gamblang dalam memaparkan metode-metode ilmiyah yang berhubungan dengan IQ ,EQ dan SQ,bukan hanya itu buku ini juga mencantumkan bagan-bagan,table yang kemudian dikuatkan secara nakli dengan dalil terperinci yang berdasarkan Al Qur’an dan AL Hadits.Dan amat pantas jika ESQ ini menjadi BEST SELLER OF THE YEAR di kancah perbukuan Indonesia . Karena, sejatinya ESQ adalah suatu pedoman yang harus dipegang oleh siapa saja yang menginginkan kesuksesan hidup di Dunia dan kebahagiaan hidup di Akhirat.

Kekurangan Buku :
Sebenarnya tidak ada koreksi yang siknifikan dalam susunan wacana yang ada dalam buku ini .Hanya saja,bahasa yang diguanakanoleh si empunya buku ini sangatlah tinggi , sehingga setidaknya membutuhkan intelegensi yang cukup tinggi untuk memahami dan mencerna secara baik isi kandungan dari pelajaran-pelajaran yang dijelaskan dalam kata demi katanya .Betapapun tidak ,jika anda adalah seorang pelajar anda harus membacanya dengan tinkat konsentrasi yang tinggi sehingga pesan-pesan yang terkandung dalam wacana dapat terekam secara  menyeluruh dalam otak anda.Oleh sebab itu ,dapat disimpulkan secara otomatis andapun tidak dapat membaca buku ini dengan sekehendak hati anda(asal tunjuk) karena jika anda melakukan hal itu dapatdipastikan bahwa anda adalah orang yang tidak sukses dalam memahami buku pintar ini.

Tujuan Buku :
Tujuan Seorang Ary Ginanjar Agustian menciptakan maha karya ini adalah :untuk menjawab dan meluruskan tentang kekeliruan pemahaman yang terjadi selama ini yang terlalu mengagungkan arti pentingnya IQ saja .”kebanyakan program pelatihan telah berpegang pada suatu model akademis tetapi inilah kekeliruan terbesar dan telah menghamburkan waktu serta dana yang tak terhitung banyaknya.Dan di dalam buku ini dijelaskan bahwa yang diperlukan adalah cara berpikir yang sama sekali asing (baru)tentang apa saja yang dapat membantu orang mengembangkan kecerdasan emosional dan spiritual mereka (ESQ).
Jadi ,secara kongkrit dapat disimpulkan tujuan diterbitkannya buku ini adalah sebagai rahasia sukses membangun kecerdasan emosi dan spiritual.

Kesimpulan  :
ESQ ini adalah sebuah karya gemilang dari seorang pengusaha muda yang notabene adalah seorang “Sufi corporate”yang selalu menumpahkan buah pikiranya untuk memecahkan masalah kronis yang di hadapi oleh masyarakat Indonesia pada beberapa dekade ini.
 ESQ ini adalah  merupakan kebenaran ajaran islam dalam bentuk yang lebih Aplikatif dan mudah dicerna oleh berbagai kalangan .buku ini juga merupakan perwujudan dari jihad intelektual yang hubungannya langsung kepada Tuhan .
 ESQ juga merupakan penggabungan antara rasionalitas duniawi dengan spirit ketuhanan ,dimana keduanya sering berada pada posisi yang bersebrangan.
Tetapi dalam buku ini kedua hal yang bersebrangan tersebut tidak akan ada lagi karena keduanya telah dikaji dengan mendalam sehingga kedua hal tersebut menjadi saling berdampingan dan saling melengkapi.
  Disamping itu semua, hal yang paling penting adalah bahwa ESQ ini adalah merupakan suatu langkah yang siknifikan untuk mengintegrasikan antara akal dan emosi dalam praktek kehidupan .lebih jauh lagi bahkan menyertakan pula unsur spiritual sehingga terjadi proses integrasi antara IQ , EQ dan SQ dan karena integrasi yang baik itulah tidak akan ada lagi ketimpangan antara ketiga hal tersebut .Karena sejatinya , ketiga hal tersebut adalah saling menguatkan antara satu dengan yang lainnya.


                                      DAFTAR PUSTAKA

    Agustian, Ary Ginanjar,ESQ berdasarkan 6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam.                                                                                                         Cetakan yang kesembilan belas,Jakarta : Arga wijaya persada ,Maret ,2005.


    Agustian, Ary Ginanjar,ESQ Power sebuah inner journey melalui Al-Ihsan.                                                                                                         Cetakan yang empat ,Jakarta : Arga wijaya persada ,Maret ,2004.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

ok