Advertisement

Resume Hadits Akhkam tentang perjudian

Resum Hadits Ahkam  tentang Perjudian


PERJUDIAN

 


·     Pengertian Judi

Judi dalam bahasa Arab yaitu maisir atau qimar Kata maisir berasal dari kata al-yasr yang artinya keharusan, maksudnya adalah keharusan bagi siapa yang kalah dalam bermain maisir untuk menyerahkan sesuatu yang dipertaruhkan kepada pihak yang menang.[1]Sedangkan menurut istilah maisir adalah suatu permainan yang membuat ketentuan bahwa yang kalah harus memberikan sesuatu kepada yang menang, baik berupa uang ataupun lainnya untuk dipertaruhkan.[2]

·         Dasar Hukum Larangan Perjudian

Dasar larangan maisir di dalam hadis, diantaranya yang diriwayatkan dari Abu Musa al-Asy’ari, Rasulullah SAW bersabda:  Artinya: Dari Abi Mussa Al-Asyari, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, barang siapa yang bermain judi, maka sesungguhnya ia telah mendurhakai Allah dan Rasulnya. (HR. Ahmad, Malik, Abu Daud dan Ibnu Majah, Al-Albani berkata Hasan).[3]

 

Islam pada dasarnya membolehkan berbagai macam permainan dan hiburan yang bermanfaat supaya mendidik bagi muslim, adapun yang di haramkan apabila jika permainan itu terdapat unsur perjudian. Rasulullah saw bersabda;   Artinya: Barang siapa berseru kepada kawannya, “Ayo bermain judi”  hendaklah bersedekah (Hr. Bukhari dan Muslim).

 

Dampak negatif yang ditimbulkan dari judi sangat besar baik terhadap pelakunya maupun lingkungannya, diantaranya sebagai berikut:  

 

·         Menghalangi orang dari mengingat Allah dan memalingkan dari melaksanakan shalat yang telah diwajibkan Allah.

·         Permusuhan dan kebencian diantara orang-orang yang berjudi.

·         Judi dapat merampas orang yang berharta. Sebab orang yang kalah untuk pertama kali pasti nantinya akan mencoba melakukannya kembali dengan harapan bisa menang pada kesempatan yang lainnya.

·         Merusak akhlak, karena membiasakan seseorang berlaku malas dengan mencari rizki melalui cara untung-untungan.

·         Judi dapat menghancurkan keutuhan rumah tangga dan melenyapkan harta benda secara akibat kekalahan di meja judi. Dll

 

·      Jenis-Jenis Perjudian yang diharamkan

 

Para ulama sepakat atas haramnya macam-macam permainan judi berdasarkan firman Allah “katakanlah, pada keduanya itu terdapat dosa yang besar (QS. Al-Baqarah : 219)”.

 

Maka, setiap permainan yang menjadikan satu pihak bisa menang dan pihak lain kalah adalah termasuk judi yang diharamkan, apapun sarana yang digunakan seperti catur, dadu, dan lain-lainnya. Dizaman kita ini disebut juga dengan nama lotere atau adu nasib baik yang bertujuan untuk kebaikan, seperti dana sosial atau yang semata-mata demi mencari keuntungan. Semuanya termasuk keuntungan yang tidak baik, dan bahwa sesungguhnya Allah itu dzat yang bagus, ia tidak menerima melainkan yang bagus.

 

Pengarang kitab Al-Kasysyaf menyatakan : “Termasuk perjudian segala macam permainan seperti dadu, catur dan sebagainya. Rasulullah SAW. Pernah bersabda : “Berhati-hatilah kalian terhadap dua permainan yang tercela, karena sesungguhnya keduanya termasuk judinya orang asing.”

 

 Adapun permainan dadu maka telah menjadi ijma’ atas haramnya, karena Rasulullah SAW. Bersabda :

وَرَسولُەُ  اللهَ عَصَى لَعِبَ بِالنَّردِفَقَدْ مَنْ

 

“Barang siapa bermain dadu maka benar-benar telah durhaka kepada Allah dan Rasulnya.”

 

Imam Asy-Syafi’i membolehkan permainan catur dengan syarat-syarat sebagaimana disebutkan Al-Fakhr Ar-Razi, yaitu ia mengatakan: Imam Asy-Syafi’i berkata : Apabila permainan catur tanpa pertaruhan, tanpa disertai bualan yang melampaui batas, dan tidak sampai melalaikan shalat, maka tidak termasuk maisir (judi), karena judi ditandai adanya pembayaran uang atau pengambilan uang, sedang hakikat permainan catur tidak demikian, maka ia tidak termasuk judi.

 

Meski dikenal melanggar hukum, permainan judi seperti ini masih saja digemari oleh orang-orang di Indonesia. Banyak dari mereka beranggapan jika permainan yang mereka lakukan adalah sebuah tradisi. Ada juga yang menganggap permainan judi ini sebagai alat agar dapat uang dengan cepat. Meski demikian, apa yang mereka lakukan bisa berpotensi membuat mereka masuk penjara.

 

1. Togel (Totoan Gelap)

Togel atau totoan gelap adalah jenis judi yang banyak disukai oleh orang di Indonesia, terutama yang bermukim di Jawa. Sistem dari judi ini adalah pelaku judi bisa membeli angka yang terdiri dari 4 digit (As), 3 digit (Kop), dan juga 2 digit (Ekor). Bandar dari judi ini akan mengeluarkan 4 digit angka yang akan keluar pada hari-hari tertentu.

Misal pada kamis ini keluar angka 2585. Artinya orang yang membeli angka 85, 585, dan 2585 memenangkan hadiah. Setiap 1.000 rupiah totoan, untuk ekor dapat sekitar 60 ribu rupiah, jika Kop Sekitar 200 ribuan, dan jika As dapat sekitar 2 jutaan rupiah.

Orang-orang di pasar atau daerah urban biasanya sampai harus meminta ke tempat angker atau menafsirkan mimpi untuk mendapatkan angka yang tepat. Biasanya setiap benda, perilaku, atau tanda-tanda alam bisa ditafsirkan dalam kitab tafsir mimpi togel.

 

2. Sabung Ayam dan Hewan Lainnya

Sudah sejak lama ayam digunakan sebagai hewan yang diadu. Biasanya saat ayam-ayam sedang bertarung, orang di sekelilingnya melakukan totoan. Mereka akan bertaruh ayam mana yang akan menang. Jika menang artinya totoan uang akan jatuh kepadanya. Jika kalah maka uang yang jumlahnya sangat banyak akan segera hilang.

Di Indonesia, permainan sabung ayam ada di berbagai kebudayaan. Namun di era modern, banyak oknum yang menggunakan arena ini untuk mengeruk keuntungan. Akhirnya praktik sabung ayam atau hewan lainnya dianggap sebagai judi dan melanggar hukum. Jika tertangkap, penjara akan melambai untuk dimasuki.

 

3. Judi Dadu

Judi dadu seperti di Las Vegas sebenarnya ada di Indonesia. Namun tempatnya tak semewah di Amerika itu. Di Indonesia biasanya bandar judi permainan dadu ini suka berkeliling di event besar seperti pasar malam atau wayang. Mereka akan duduk di tempat gelap hanya berbekal penerangan seadanya. Jika anda melihat ada cahaya di kegelapan lapangan, bisa jadi mereka adalah bandar judi dadu.

Di beberapa daerah judi ini kerap disebut dengan otok. Orang yang membuat taruhan akan membayar sejumlah uang lalu memilih nomor. Biasanya lagi ada alat seperti bola yang digelindingkan agar sampai ke nomor yang dipilih. Jika gagal selama beberapa kali biasanya bandar akan memberi hadiah berupa telor rebus. Ya, paling tidak meski kalah ada oleh-olehnya.

Di beberapa tempat judi ini dibiarkan saja oleh pihak berwajib. Namun ada juga yang ditangkap karena dianggap meresahkan masyarakat.

 

4. Judi Kartu

Jika di kota besar diadakan di tempat yang bagus dan mewah. Di desa-desa, judi kartu biasanya mengambil tempat yang sepi. Biasanya rumah kosong. Selain itu, mereka juga kerap melakukan judi di tempat hajatan. Biasanya orang yang sedang menikah, sunatan, atau baru melahirkan mengadakan acara “melekan” atau tidak tidur semalam suntuk untuk mendapatkan keberkahan.

 

Untuk membuang penat, akhirnya banyak di antara mereka yang melakukan judi. Mulai dari main remi, hingga domino. Biasanya pihak rumah akan menyediakan minum dan juga gelas kosong di tengah. Orang yang menang judi akan mengisi gelas itu sebagai sumbangan kepada pemilik rumah. Di beberapa daerah praktik ini sering digrebek oleh polisi karena dianggap melanggar hukum.

 

5. Judi Bola

Permainan sepak bola adalah olahraga yang sangat disukai di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Banyak sekali liga-liga kelas dunia atau lokal yang ditayangkan di TV. Mereka akan menebak-nebak siapa yang menang dan siapa yang kalah. Bahkan lengkap dengan skornya. Lalu muncullah yang namanya judi bola.

 

 



[1]Atabik Ali A Zuhdi Muhdlor, Kamus Kontemporer Arab Indonesia,Yogyakarta: Mulu Karya Grafika, 2003,. 1870.  

[2]Ibrahim Hosen, Apakah Itu Judi, Jakarta: Lemabaga Kajian Ilmiah InstitutIlmu Al-Qur’an, 1987,. 24-25.  

[3] Muhammad Syafi’i Ha zami, Taudhihul Adillah, Fatwa-Fatwa mualim KH. Syafi’i Hadzami Penjelasan tentang Dalil-Dalil Muamalah (Muamalah, Nikah, Jinayah, Makanan/ Minuman, dan Lain-Lain, jilid 6, Jakarta: PT Elex Media Komputindo, 2010,. 254. 


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url

Advertisement

Advertisement