Kalam Hikmah

Kamis, 04 September 2014

Warna Warna Taqwa


Warna Warna dan rasa Ketaqwaan
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَأَشْهَدُ أَنَّ  سيّدنا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى  سيّدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنِ اهْتَدَى بِهُدَاهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.  قال الله تعالى في كتابه الكريم وهو أصدق القائلين : أعوذ بالله من الشيطان الرجيم بسم الله الرحمن الرحيم :( (إذ جعل الذين كفروا في قلوبهم الحميّة حميّة الجاهليّة فأنزل الله سكينته على رسوله , وعلى المؤمنين وألزمهم كلمةَ التقوى وكــانوا أحقَّ بها وأهلها , وكــان الله بكلّ شيء عليما ) أمّا بعد فيا معشر المسلمين ...... إتّقوا الله .... إتّقوا الله حقّ تقاته ولا تموتنّ إلاّ وأنتم مسلمون ..
Sidang Jum’at yang dimuliakan Allah :
Monggo…….
Ma’syiral Muslimin Rahimakumullah.
Marilah kita selalu meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT. Peningkatan ketaqwaan dalam arti usaha mendekatkan diri kepada Allah SWT. Masing-masing manusia berbeda cara mencapai ketaqwaan ini. Ada seorang mufassir dan muhaddits terkemuka, Syekh Muhammad bin ‘Alan Ashodiqy (1996- 1057 H). Membagi ketaqwaan itu menjadi 3 tingkatan.
Pertama, golongan yang berusaha menjauhkan diri dari ancaman siksa yang kekal. Dengan jalan membersihkan diri terhadap sifat syirik kepada Allah SWT. Ini sebagaimana disebutkan dalam surat Alfath : 26
إذ جعل الذين كفروا في قلوبهم الحميّة حميّة الجاهليّة فأنزل الله سكينته على رسوله , وعلى المؤمنين وألزمهم كلمةَ التقوى وكــانوا أحقَّ بها وأهلها , وكــان الله بكلّ شيء عليما
yang maknanya : ketika orang-orang kafir menanamkan dalam hati mereka kesombongan (yaitu) kesombongan Jahiliyah lalu Allah menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya, dan kepada orang-orang mukmin dan Allah mewajibkan kepada mereka kalimat-takwa dan adalah mereka berhak dengan kalimat takwa itu dan patut memilikinya. dan adalah Allah Maha mengetahui segala sesuatu. Dalam firmanNya ini Allah SWT mewajibkan kepada orang-orang mukmin agar mencapai taqwa dengan menjauhkan diri dari sifat syirik kepada Allah SWT, memurnikan kepercayaannya, hanya kepada Allah SWT. Sehingga nantinya akan selamat dari siksaan api neraka yang kekal. Jadi golongan ini hanya mementingkan agar dirinya selamat dari siksa neraka yang kekal. Mereka tidak sanggup lebih dari itu. Mereka seakan rela masuk neraka asal tidak selamanya. Inilah tingkatan taqwa yang terendah.

Kedua, yaitu golongan yang berusaha menjauhi segala sesuatu yang berakibat dosa. Apakah dosa yang diakibatkan oleh perbuatan manusia yang karena dilarang oleh agama, seperti makanan yang diharamkan. Atau keengganan untuk melakukan sesuatu yang diperintah oleh agama, seperti meninggalkan shalat wajib. Kelompok inilah yang dimaksudkan Allah SWT sebagaimana firmanNya surat AlA’Raf : 96):
ولو أنّ أهل القرى أمنوا وانّقوا لفتحنا عليهم بركــاتٍ من السّماء والأرض ولكن كذّبوا فأخذناهم بما كــانو يكسبون
Artinya : Jikalau Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, Maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. Dalam ayat ini, Allah menjanjikan pemberian rahmat bagi orang yang beriman. Taqwa yang dimaksud dalam firman ini menurut tafsir Alkhozin ialah taqwa dalam arti menjauhkan diri dari larangan-larangan Allah SWT dan apa saja yang di haramkanNya. Maksudnya bukan hanya sekedar memurnikan kepercayaan kepada Allah saja, akan tetapi kepercayaan yang sudah tertanam itu diwujudkan dalam bentuk nyata, yakni dengan menjauhi larangan-larangan Allah SWT. Golongan ini hanya mementingkan dirinya sendiri untuk selalu menghindar dari hal-hal yang mengakibatkan dosa. Tentunya setelah terlebih dahulu menanamkan keimanannya. Mereka tidak mampu berbuat selebihnya. Mereka tidak mampu menjalankan perintah-perintah agama secara sempurna. Mereka tidak mampu melakukan amalan-amalan yang mendapatkan pahala untuk kepentingan ketaqwaannya. Golongan ini adalah golongan pertengahan, lebih tinggi dibanding golongan yang pertama.

Ketiga, golongan yang berusaha membersihkan hatinya yang sedang lalai dan mengerahkan segalanya hanya untuk Allah SWT semata. Apa yang dikerjakan selalu disandarkan kepada Allah SWT dalam rangka mencari keridhoanNya. Taqwa inilah yang dikatakan betul-betul taqwa kepada Allah SWT. Dan taqwa inilah yang sebagaimana diisyaratkan Allah SWT dalam firmanNya surat Ali Imran : 102
ياأيّها الذين أمنو اتّقو الله حقّ تقاته ولا تموتنّ إلا وأنتم مسلمون
\yang maknanya : Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam Keadaan beragama Islam.

Tuntutan taqwa pada ayat ini sangat berat, karena taqwa di sini mengandung tiga unsur. Pertama, harus mentaati ajaran agama, baik yang berbentuk perintah ataupun larangan. Dan tidak boleh sedikitpun lalai, atau berbuat maksiyat. Kedua, harus selalu ingat kepada Allah SWT, tanpa melupakan sejenakpun. Ketiga, harus selalu bersyukur kepadaNya, tanpa pernah mengingkarinya. Karena ketiga unsur ini amat berat, maka muncullah seorang sahabat yang mengungkapkan keberatannya kepada baginda Rasulullah SAW. : Ya Rasulullah, siapa yang mampu menjalankan taqwa yang sepert6i itu, maka turunlah surat attaghobun ayat 16 yang berbunyi :
فاتّقو الله ماستطعتم واسمعوا وأطيعوا وأنفقوا خيرا لأنفسكم , ومن يوق شُحَّ نفسهِ فأولئك هم المفلحون
Yang artinya: Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu, dengarlah serta taatlah dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu, dan barang siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang orang yang beruntung.
Setelah turun ayat ini maka taqwa yang mengandung unsur diatas hendaklah dilakukan dalam batas kemampuan maksimal, sebagai manusia, wajarlah kalau sahabat nabi menyatakan keberatan dalam menjalankan taqwa sepenuhnya, pada tingkatan yang terakhir ini, sebab tuhan menciptakan manusia disertai dengan hawa nafsu.

Pengendalian hawa nafsu inilah yang paling sulit dilakukan oleh manusia, walaupun Allah SWT telah berkali kali mengingatkanya agar berhati hati dalam menghadapi hawa nafsu.
Ma’asyiral muslimin Rahimakumullah
·           Jika kita mulai berorientasi serba duniawi, memburu duniawi itu tandanya Allah sedang menghina kita.
·           Jika kita berorientasi dalam Ubudiah, itu tandanya Allah sedang menolong kita,
·           Jika kita sedang sibuk dengan urusan sesama manusia hingga lupa dengan Allah itu tandanya Allah sedang berpaling dari kita.
·           Jika kita dijauhkan dari rintangan rintangan menuju kepadanya, sesungguhnya Allah sedang mendidik budi pekerti kehambaan kita.
·           Jika kita bergairah dalam munajat kepadaNYA, itu tandanya Allah sedang mendekati kita.
·           Jika kita Ridha atas ketentuanNYA, dan Ridha bersamanya, itu tandanya Allah Ridha kepada kita.

Ma’asyiral Muslimin Rakhimakumullah:
إنّ أحسن الكلام كلام الله الملك العلاّم , والله سبحانه وتعالى يقول وبقوله يهتدي المهتدون وإذا قرء القرأن فاستمعوا له وأنصتوا لعلكم برحمون ........ أعوذ بالله من الشيطان الرجيم  بسم الله الرحمن الرحيم : والعصر ............. بارك الله لي ولكم في القرأن العظيم.......

Khutbah kedua

الحمد لله الملك الوهاب، الجبارالتواب، الذي جعل الصلات مفتاحا لكل باب، فالصلاة والسلام علي من نظر الي جماله تعالي بلا سطر ولا حجاب وعلي جميع الآل والأصحاب وكل وارث لهم الي يوم المآب. وَاَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ تَعْظِيْمًا لِشَأْنِهِ وَاَشْهَدُ اَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى اِلىَ رِضْوَانِهِ اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا. اَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا اَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَزَجَرَ.وَاعْلَمُوْا اَنَّ اللهّ اَمَرَكُمْ بِاَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى اِنَّ اللهَ وَمَلآ ئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ اَبِى بَكْرٍوَعُمَروَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. اللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَْلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ اَعِزَّ اْلاِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ اَعْدَاءَالدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ اِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. عِبَادَاللهِ ! اِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلاِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِى اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوااللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ اَكْبَر

Jumat, 25 April 2014

Khutbah (Bulan Rajab)


Rajab Bulan yang dimuliakan Allah SWT.
الحمد لله ربّ العالمين علام الغيوب المطّلع على خبايا القلوب قابل التوب وغافر الذنب لمن يستغفر ويتوب نحمده على نعمه التى تتجدّد , ومننه التى لا تحصى ولا تتحدّد والطافة التى تحف عباده وتتردّد حمدا يكون سببا في بقائها فتمدّد .
وأشهد أن لا إله إلاّالله واحده لا شريك له الواحد الأحد الذي لم يلد ولم يولد ولم يكن له كفوا أحد , وأشهد أنّ سيّدنا محمّدا عبده الممجّد . ورسوله المبعوث بالهدى ودين الحقّ والرّسالة السابقة صحّح وجدّد . ونفى الشبهات عن التوحيد وللعبوديّة وحد : (( قل هو الله أحد الله الصّمد )) اللّهمّ صلّ وسلّم على سيّدنا محمّد سيّد المرسلين وخاتم النّبيّن وعلى أله الطّيّبين الطّاهرين وصحابته أجمعين والتّابعين لهم بإحسان إلى يوم الدّين .
أمّا بعد فيا عباد الله : أوصيكم ونفسي بتقوى الله ربّ العالمين , يا عباد الله : يقول الله تبارك وتعالى في كتابه العزيز (( إنّ عدّة الشهور عند الله إثنا عشر شهرا في كتاب الله يوم خلق السموات والأرض منها أربعة حرم ذلك الدّين القيّم فلا تظلموا فيهنّ أنفسكم )) .
Ma’syirol Muslimin Rohimakumullah,
Mari Kita tingkatkan Taqwa kita kepada Allah, SWT………………….
Kurang dari seminggu lagi kita masuk pada bulan Rajab bulan yang dikategorikan Allah dan rasulnya sebagai bulan Pilihan, sebagaimana yang nabi jelaskan dalam Sabdanya bahwa Bulan pilihan ada 4 yaitu.
(( ذو القعدة – ذو الحجّة – ومحرّم – ورجب الذي بين جمادي – وشعبان ))
Artinya: ……
Jadi bulan Rajab masuk kategori bulan yang diagungkan sejak zaman jahiliyyah sampai masuknya islam sebagaimana yang dijjelaskan oleh nabi kita, dan oleh karena bulan ini bulan baik maka dibulan ini kita harus meningkatkan amal baik kita, dan memperbanyak amal salih serta meningkatkan ketakwaan dan Intensitas sholat dzikir shodaqoh serta silaturrahim kita, di bulan ini kita juga harus menjaga agar tidak melakukan perbuatan jelek dan keji sebagaimana bunyi ayat فلا تظلموا فيهنّ أنفسكم yang artinya dan janganlah engkau dibulan ini melakukan kedholiman.
Diantara kedholiman yang harus kita tinggalkan yang kadang kala sering kita lupakan antara lain seperti (Qoti’atur Rohim) memutus tali persaudaraan, melakukan dosa seperti menyakiti hati keluarga dan tetangga serta mendzalimi teman, bahkan mendzalimi diri sendiri.
Ma’syiral Muslimin Rahimakumullah,
Perlu diketahuai segala kedzalimanan yang kita lakukan dimuka bumi akan mengakibatkan gelapnya kehidupan kita di akhirat nanti, dan jika kedzaliman dengan berbagai bentuk dan macamnya diharamkan di bulan bulan biasa, maka lebih lagi di bulan pilihan dan bulan penuh barakah ini harus lebih kita tinggalkan karena dosanya akan dilipat gandakan,
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Walaupun secara khusus Nabi kita tidak menjelaskan tentang amalan amalan baik dibulan rajab namun semua itu bisa kita ambil dari keumuman hadits yang diriwayatkan oleh sahabat albaahily :
((صم من الحرم واترك, صم من الحرم واترك,  صم من الحرم واترك,  وأشار بأصابعه الثلاثة ))
Artinya: ………
Dan hadits Albahily ini diperkuat oleh imam ahmad dan bazzaz serta imam Thabrani di dalam kitab al-kabir yang berbunyi :
((صيام ثلاثة أيّام من كلّ شهر صيام الدهر وأفطاره ))
Artinya :
Serta hadits hadits lain yang menjelaskan keutamaan puasa dihari hari biasa : seperti hari senin
Sebagaimana Sabda rasul tentang hari senin
((ذاك يوم ولدت فيه ))
((إنّه يوم تعرض فيه الأعمال أوترفع فيه الأعمال إلى ربّ العالمين فأحبّ أن يرفع عملي وأنا صائم ))
Artinya:
Oleh sebab itu jika dihari hari biasa pekerjaan pekerjaan tersebut sangat disukai oleh rasul maka dibulan rajab ini akan lebbih utama jika kita laksanakan,
Ma”syiral muslimin Rahimakumullah,
Dibulan rajab ini kita juga hendaknya memperbanyak istighfar, walaupun tidak secara khusus ada perintah memperbanyak istighfar dibulan ini namun hadits rasul banyak sekali menjelaskan bahwa rasul suka sekali membaca Istighfar. Bahkan dijelaskan beliau selalu membaca 70 kali istighfar jika beliau berada dalam majlis tertentu bahkan dalam riwayat yang lain 100kali dan bunyinya adalah
((ربّ اغفرلي وتب عليّ إنّك أنت التوّاب الحيم ))
Rasul juga bersabda :
((طوبى لمن وجد في صحيفته إستغفارا كثيرا))
Artinya: Beruntunglah orang yang dibuku amal perbuatanya banyak tercatat Istighfar.
Ma’syiral muslimin rahimakumullah.
Semua dalil dalil hadits tersebut warid secara Umum tidak husus untuk dilakukan dibulan Rajab saja namun sebagaimana yang telah kami sampaikan diawal tadi bahwa Bulan rajab adalah bulan mulya Bulan pilihan dan tidak ada halangan bagi seorang muslim untuk menghususkan ibadah pada siang atau malam bahkan pada bulan tertentu dan bisa jadi penghususan tersebut akan membawa dampak yang baik bagi dirinya sendiri agar lebih giat dalam beribadah dan demikian itu yang akan menjadikan ammalnya disukai oleh allah, karena ke Istiqomahanya.
Ma’syiral muslimin Rahimakumullah,
Allah serta Rasulnya telah menetapkan segala sesuatu didalam Alquran dan  Al-hadits namun namun terkadang semua bersifat global kalam ulama’ yang mendefinisikannya secara detail. Bahkan sebagian ulama’ memperbolehkan kita kita untuk melakukan kebaikan yang bersifat tandzim addin, walaupun sebagian yang lain ada yang lebih suka melakukan apa yang hanya ada Nash alquran dan haditsnya saja.
والله تعالى يقول وبقوله يهتدي المهتدون , فإذا قرات القران فاستعد بالله من الشيطان الرجيم  أعوذ بالله من الشيطان الجيم (( ولو انّهم فعلوا ما يوعظون به لكان خيرا لهم وأشدّ تثبيتا وإذا لأتيناهم من لدنذا اجرا عظيما ولهديناهم صراطا مستقيما ))
بارك الله لي ولكم في القران العظيم ...........
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور أنفسنا وسيّئــات أعمــالنا من يهده الله فلا مضلّ له ومن يضلل فلا هــادي له ولن تجد له من دون الله وليّا ولا نصيرا
أشهد أن لا إله إلاّ الله وحده لا شــريك له , وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَلْمَبْعُوْثُ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وسلّم عَلَى سيّدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. عِبَادَ الله، اِتَّقُوا اللهَ حقّ تقاته ولا تموتنّ إلاّ وأنتم مســـلمون . يقول الله تعــالى ( والعصــر ........   )
وصلّوا وسلّموا على من أكــرمه ربّه وأمــرتم بالصّلاة عليه حيث قال تعــالى  (إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا). اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سيّدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَقَرَابَتِهِ وَأَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّاتِهِ أَجْمَعِيْنَ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ.
اَللَّهُمَ أَعِـــزَّ اْلإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ ، وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوْبِهِمْ وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوِّكَ وَعَدُوِّهِمْ وَوَفِّقْهُمْ لِلْعَمَلِ بِمَا فِيْهِ صَلاَحُ اْلإِسْلاَمِ وَالْمُسْلِمِيْنَ.
أللَّهُمَّ أَصْلِحْ جَمِيْعَ وُلاَةَ الْمُسْلِمِيْنَ، وَانْصُرِ اْلإِسْلاَمَ وَالْمُسْلِمِيْنَ، وَأَهْلِكِ الْكَفَرَةَ وَالْمُشْرِكِيْنَ وَأَعْلِ كَلِمَتَكَ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اَللَّهُمَّ افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَّا بِالْحَقِّ وَاَنْتَ خَيْرُ الْفَاتِحِيْنَ.  ربّنا ظلمنا أنفسنا وإن لم تغفر لنا وترحمنا لنكونننّ من الخـاسرين ,اللهمّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَادْعُوْهُ يَسْتَجِبْ لَكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبر

Rabu, 05 Februari 2014

Silabus Percakapan Bahasa Arab Kelas VIII Genap

S  i  l  a  b  u  s

Sekolah                         : MTs. IHYAUL ULUM

Kelas                            : VIII (Delapan)Mata Pelajaran           : MUHADATSAH

Semester                      : GENAP

Standar Kompetensi : 1. Memahami , menulis, membaca dan berbicara dengan baik sesuai kaidah bahasa arab tentang Kegiatan di Madrasah / Sekolah (Aula )


Kompetensi
Dasar

Materi
Pokok

Kegiatan
Pembelajaran
Indikator
Nilai
Karakter
Penilaian
Alokasi
Waktu
Sumber
Belajar
Teknik
Bentuk

Aspek
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
1.1  Memahami kosa kata  yang berhubungan dengan kegiatan di Aula  قاعة الكبرى





1.2  Menulis percakapan tentang kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan di Aula قاعة الكبرى


1.3  Berbicara dengan baik  dan benar tentang  Kegiatan di Aula قاعة الكبرى
Mufrodat tentang Aula
قاعة الكبرى






Menulis Percakapan Bahasa arab tentang kegiatan di Aula
قاعة الكبرى

Berbicara secara lesan tentang Kegiatan di Aula
قاعة الكبرى
-          Memahami kosa kata yang berkaitan dengan Aula dan kegiatan didalamnya
-          Membaca Kosa kata dengan baik dan benar


-          Cara Menuliskan percakapan tentang kegiatan di Aula
dengan baik dan benar


-          Berbicara dengan baik dan benar tentang kegiatan di Aula



-          Siswa faham dengan baik dan benar kosa kata tentang Aula dan kegiatan didalamnya
-          Siswa dapat membaca kosa kata dengan baik dan benar
-          Siswa hafal kosa kata dengan baik dan benar

-          Siswa mampu menulis percakapan dengan baik dan benar
-          Siswa Mampu menulis dengan khat yang baik dan benar

-          Siswa Mampu melakukan khiwar dengan baik dan benar tentang Kegiatan di Aula
Komunikatif



Tanggung Jawab


Kerja sama



Kreatif



Amanah
Unjuk kerja







Porto Folio

§ UH
§ UTS
§ UKK

Tes Lesan









Tes Tulis





Tes Lesan
  jam pelajaran








  jam pelajaran






  jam pelajaran

Al-arabiah Li annasyiin

Diktat Bahasa arab (هذه لغتي)

Arabic english bilingual

Qawaidul Lughah al Arabiyah

Laptop, LCD dan CD
Kamus Aran-Indonesia
S  i  l  a  b  u  s

Kompetensi
Dasar

Materi
Pokok

Kegiatan
 Pembelajaran
Indikator
Nilai
Karakter
Penilaian
Alokasi
Waktu
Sumber
Belajar
Teknik
Bentuk

Aspek
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
2.1  Memahami kosa kata yang berhubungan dengan Kegiatan di Musholla المصلّى




2.2  Menulis percakapan tentang kegiatan yang berhubungan dengan Kegiatan di Musholla
الممصلّى



2.3  Berbicara dengan baik  dan benar tentang Kegiatan di Musholla
المصلّى
Mufrodat yang berhubungan dengan Kegiatan di Musholla
المصلّى



Menulis Percakapan Bahasa arab tentang kegiatan di Musholla
المصلّى


Berbicarasecara lesanKegiatan di Musholla
المصلّى
-          Memahami kosa kata yang berkaitan dengan Kegiatan di Musholla
-          Membaca Kosa kata dengan baik dan benar

-          Cara Menuliskan percakapan tentang Kegiatan di Musholla dengan baik dan benar



-          Berbicara dengan baik dan benar tentang kegiatan di Musholla:

-          Siswa faham dengan baik dan benar kosa kataMusholla
-          Siswa dapat membaca kosa kata dengan baik dan benar
-          Siswa hafal kosa kata dengan baik dan benar

-          Siswa mampu menulis percakapan dengan baik dan benar
-          Siswa Mampu menulis dengan khat yang baik dan benar


-          Siswa Mampu melakukan khiwar dengan baik dan benar tentang kegiatan di Musholla

Komunikatif



Tanggung Jawab




Kreatif



Amanah



Kerja sama
Unjuk kerja








Porto Folio

§ UH
§ UTS
§ UKK

Tes Lesan









Tes Tulis







Tes Lesan



  jam pelajaran








  jam pelajaran




  jam pelajaran

Al-arabiah Li annasyiin

Diktat Bahasa arab (هذه لغتي)

Arabic english bilingual

Qawaidul Lughah al Arabiyah

Laptop,LCD dan CD
Kamus Arab- Indonesia
S  i  l  a  b  u  s

Kompetensi
Dasar
Materi
Pokok/
Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator
Nilai
Karakter
Penilaian
Alokasi
Waktu
Sumber
Belajar
Teknik
Bentuk

Aspek
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
3.1  Memahami kosa kata yang berhubungan dengan  Lab. Komputer 
معمل الحاسوب



3.2  Menulis percakapan tentang kegiatan yang berhubungan dengan Lab Komputer
معمل الحاسوب


3.3  Berbicara dengan baik  dan benar tentang Kegiatan di Lab. Komputer
معمل الحاسوب
Mufrodat Lab bahasa dan komputer
معمل الحاسوب




Menulis Percakapan Bahasa arab tentang kegiatan Lab. Komputer
معمل الحاسوب

Berbicara secara lesan tentang kegiatan di Lab. Komputer
معمل الحاسوب
-          Memahami kosa kata yang berkaitan dengan Lab komputer

-          Membaca Kosa kata dengan baik dan benar

-          Cara Menuliskan percakapan tentang Kegiatan Lab. komputer dengan baik dan benar


-          Berbicara dengan baik dan benar tentang  kegiatan di Lab. Komputer
-          Siswa faham dengan baik dan benar kosa kata tentang : Lab. komputer
-          Siswa dapat membaca kosa kata dengan baik dan benar
-          Siswa hafal kosa kata dengan baik dan benar

-          Siswa mampu menulis percakapan dengan baik dan benar
-          Siswa Mampu menulis dengan khat yang baik dan benar

-          Siswa Mampu melakukan khiwar dengan baik dan benar tentang Kegiatan di Lab. komputer
Komunikatif


Tanggung Jawab





Kreatif


Amanah



Kerja sama
Unjuk kerja








Porto Folio

§ UH
§ UTS
§ UKK

Tes Lesan








Tes Tulis







Tes Lesan



 
jam pelajaran






  jam pelajaran





  jam pelajaran
Al-arabiah Li annasyiin

Diktat Bahasa arab (هذه لغتي)

Arabic english bilingual

Qawaidul Lughah al Arabiyah

Laptop dan LCD dan CD
Kamus Arab- Indonesia









S  i  l  a  b  u  s

Kompetensi
Dasar
Materi
Pokok/
Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator
Nilai
Karakter
Penilaian
Alokasi
Waktu
Sumber
Belajar
Teknik
Bentuk

Aspek
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
4.1  Memahami kosa kata yang berhubungan dengan  Lapangan
الميدان




4.2  Menulis percakapan tentang kegiatan di Lapangan الميدان




4.3  Berbicara secara lesan tentang kegiatan di Lapangan الميدان


Mufrodat tentang Lapangan
الميدان




Menulis Percakapan Bahasa arab tentang kegiatan di Lapangan
الميدان

Berbicarasecara lesan tentang kegiatan di Lapangan
الميدان
-          Memahami kosa kata yang berkaitan dengan Kegiatan di Lapangan
-          Membaca Kosa kata dengan baik dan benar

-          Cara Menuliskan percakapan tentang Kegiatan di Lapangan
dengan baik dan benar


-          Berbicara dengan baik dan benar tentang kegiatan di Lapangan
-          Siswa faham dengan baik dan benar kosa kata tentang kegiatan di Lapangan
-          Siswa dapat membaca kosa kata dengan baik dan benar
-          Siswa hafal kosa kata dengan baik dan benar

-          Siswa mampu menulis percakapan dengan baik dan benar
-          Siswa Mampu menulis dengan khat yang baik dan benar

-          Siswa Mampu melakukan khiwar dengan baik dan benar tentang kegiatan di Lapangan
Komunikatif



Tanggung Jawab


Kerja sama



Kreatif





Kerja sama
Unjuk kerja







Porto Folio

§ UH
§ UTS
§ UKK

Tes Lesan









Tes Tulis






Tes Lesan

 jam pelajaran








  jam pelajaran




  jam pelajaran
Alarabiah Li annasyiin

Diktat Bahasa arab (هذه لغتي)

Arabic english bilingual

Qawaidul Lughah al Arabiyah

Laptop dan LCD dan CD
Kamus Arab - Indonesia




   
Mengetahui,                                                                                                                                                              Dukun,

 Kepala Madrasah                                                                                                                                                       Guru  Mata Pelajaran


H. Sa’danMaftuh  BA.                                                                                                                                              H.M. Saifullah Lc. M.Pd.I